Dugaan Menguntungkan Pihak Tak Bertanggungjawab, Pelaksanaan Seragam Sekolah SD Negeri 151 Pekanbaru Patut Dipertanyakan?

Detik Time

- Redaktur

Rabu, 30 Agustus 2023 - 02:03 WIB

30130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU —- Selain terjadinya dugaan praktek haram jual-beli Lembaran Kerja Siswa (LKS), yang diduga terjadi di Sekolah Dasar Negeri 151 kota Pekanbaru Provinsi Riau. Sebagaimana yang telah di Publikasikan beberapa media online (siber), Kamis (17 Agustus 2023) kemarin

Kembali awak media lakukan konfirmasi via whatsapp bernomor 081276XXXXXX yang diduga milik pribadi Yayust Indrayani, S.Pd yang juga diduga oknum Plt Kepala Sekolah SD Negeri 151 yang berlokasikan Jl Wonosari kota Pekanbaru Provinsi Riau. Terkait praktek jual-beli dan atau pengadaan seragam sekolah yang diduga dilaksanakan disekolah sebesar Rp 1.500.000/orang tua murid/siswa didik.

Setelah awak media melaksanakan investigasi ke beberapa SD Negeri yang ada di kota Pekanbaru, serta setelah memperoleh harga dan jumlah seragam sekolah yang diperoleh orang tua murid, yakni mulai dari harga sebesar Rp 1.100.000 hingga Rp 1.300.000/ orang tua murid dengan memperoleh 5 stel pakaian seragam sekolah, foto siswa didik dan bahkan alat tulis yang diberikan secara cuma-cuma.

Dari informasi yang diperoleh beberapa sekolah, dengan SD Negeri 151 Pekanbaru memiliki selisih harga yang sangat fantastik besar mulai sebesar Rp 200.000 hingga Rp 400.000 per siswa didik untuk seragam sekolah, akan dugaan selisih harga yang diperoleh SD Negeri 151 Pekanbaru, diduga mencekik masyarakat maupun orang tua didiknya, sehingga harga seragam sekolah yang diduga dilaksanakan pihak sekolah berdasarkan data hasil rapat orang tua murid dengan sekolah yang dimiliki media patut dipertanyakan melalui konfirmasi yang dilakukan awak media.

Baca Juga :  Upaya Maksimal Petugas Perhutani Dapat segera Padamkan Karhutla

Adapun konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Yayust Indrayani, S.Pd.yang diduga oknum Plt Kepala Sekolah SD Negeri 151 Via Whatsapp pribadinya sebagai berikut :

1. Berapa stel pakaian yang diperoleh orang tua siswa didik, dengan harga pakaian yang diberikan sebesar Rp 1.500.000/siswa didik?
2. Biaya seragam tersebut, apakah biaya yang hanya ditetapkan pihak sekolah dan komite dengan orang tua murid, atau biaya yang sudah ditetapkan oleh pihak Dinas Pendidikan kota Pekanbaru?
3. Mempertanyakan, dengan biaya yang ditetapkan tersebut diatas (Rp 1.500.000) apa saja yang didapatkan orang tua didik selain seragam?
4. Dengan biaya tersebut diatas, apa saja jenis bahan seragam yang digunakan oleh pihak sekolah kepada Tukang Jahit?
5. Apa dasar sekolah yang diduga melalui komite sekolah menentukan harga pakaian seragam sekolah?
6. Mempertanyakan menghias kelas untuk 17 Agustus 2023 dan Hari Guru, yang dibebankan ke orang tua murid dalam bentuk apa?, apakah gotong royong atau diduga dikenakan biaya untuk pelaksanaan menghias kelas ?
7. Pelaksanaan hari Guru masih jauh dilaksanakan yang diperkirakan pada November 2023, kenapa orang tua murid sudah dibebankan?, dan pelaksanaan menghias seperti apa dalam memperingati hari Guru?
8. Tindakkan yang diduga diambil oleh pihak sekolah terhadap orang tua siswa didik baru TP 2023/2024, apakah sudah dilaporkan ke pihak Dinas Pendidikan kota Pekanbaru ?

Baca Juga :  Peresmian Gedung Yayasan Ikhrom Hasana Center Demak Untuk Kegiatan Positif

Namun amat disayangkan konfirmasi yang dilakukan awak media pada 17 dan 23 Agustus ke whatsapp yang diduga milik pribadinya Yayust Indrayani,S.Pd yang diduga Oknum Plt Kepala Sekolah SD Negeri 151 kota Pekanbaru hingga berita ini dipublikasikan tidak memberikan jawaban apapun, dan atau diduga memilih diam bungkam. …… Bersambung (Ismail Sarlata)

Sumber : Ismail Sarlata/ Ketua Umum DPP AMI

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Buruan di Serbu !! FUN BIKE “Hadiah Mobil Brio”
Calon Bupati Amiruddin S. H : Sektor UMKM, Jalan Menuju Kebangkitan Ekonomi Aceh Barat
Ketua ASPPINDO Kalimantan Utara Apresiasi Digelarnya Kuliah Umum Terkait Pemberdayaan Perempuan
Diduga Langgar Kode Etik, LPP Lapor KPU dan Bupati Kabupaten Sambas ke DKPP
Luar Biasa Oknum Dparat Desa Kabupaten Maros diduga ikut Cari Untung Dalam Penjualan Lahan
Miris Oknum Aparat Desa Diduga Terlibat Sebagai Pengurus Penjualan Lahan Warga
Ketua Deraf Bhakti Pertiwi Cirebon: Jaga Kamtibmas Kondusif Menjelang dan Pasca Pilkada Serentak 2024 di Jawa Tengah
Ketua Deraf Bhakti Pertiwi Cirebon: Jaga Kamtibmas Kondusif Menjelang dan Pasca Pilkada Serentak 2024 di Jawa Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 15:03 WIB

Prof. Dr. Darni M. Daud , Sosok yang Komit Ingin Majukan Ekonomi Aceh

Jumat, 12 Juli 2024 - 23:32 WIB

Fachrul Razi Bakar Semangat Ratusan Mahasiswa Politeknik Kutaraja Banda Aceh

Jumat, 12 Juli 2024 - 13:58 WIB

Fachrul Razi Gagas Majelis Pers Aceh (MPA)

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:03 WIB

PT PEMA DAN PEMKOT LANGSA LANJUTI KERJA SAMA PEMANFAATAN KARBON

Rabu, 10 Juli 2024 - 11:28 WIB

26.470 Paket Komoditi Murah di Bhayangkara Fest Habis Terjual

Rabu, 10 Juli 2024 - 08:51 WIB

Darlis Azis Pimpin PAKAT Periode 2024-2026

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:19 WIB

Safni SE, Kader Gerindra Kota Banda Aceh Siap Jadi Wakil Walikota

Senin, 8 Juli 2024 - 20:16 WIB

Kadin Aceh Dukung Harapan Guru Besar USK terkait PON Aceh

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Fachrul Razi Gagas Majelis Pers Aceh (MPA)

Jumat, 12 Jul 2024 - 13:58 WIB

BANDA ACEH

PT PEMA DAN PEMKOT LANGSA LANJUTI KERJA SAMA PEMANFAATAN KARBON

Kamis, 11 Jul 2024 - 12:03 WIB

DAERAH

Buruan di Serbu !! FUN BIKE “Hadiah Mobil Brio”

Kamis, 11 Jul 2024 - 10:43 WIB