MUI Tegaskan Produk Wine Merek Nabidz Haram

Detik Time

- Redaktur

Selasa, 22 Agustus 2023 - 23:58 WIB

30174 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh menegaskan produk wine merek Nabidz haram. Hal itu berdasar temuan tiga laboratorium kredibel bahwa kadar alkohol Nabidz tinggi melampaui standard halal.

“Komisi Fatwa telah mendapatkan informasi dari tiga uji laboratorium berbeda yang kredibel terkait dengan produk Nabidz bahwa kadar alkohol pada produk Nabidz cukup tinggi, maka haram dikonsumsi muslim,” jelas Asrorun Niam dikutip dari laman resmi MUI, Selasa (22/08/2023).

Temuan tiga laboratorium ini, ungkap Kiai Niam, menunjukkan bahwa proses pemberian sertifikasi halal kepada Nabidz tersebut bermasalah. Pasalnya, tidak esuai pedoman dan standar halal yang dimiliki MUI

“MUI tidak menetapkan kehalalan produk yang menggunakan nama yang terasosiasi dengan yang haram. Hal ini termasuk dalam hal rasa, aroma, dan kemasan seperti wine. Apalagi jika prosesnya melibatkan fermentasi anggur dengan ragi, persis seperti pembuatan wine,” tegasnya.

Niam menambahkan, Komisi Fatwa tidak pernah memberikan sertifikasi halal pada produk Nabidz. Sehingga MUI tidak bertanggung jawab soal terbitnya sertifikasi halal Nabidz ini.

Baca Juga :  Aksi Ratusan Jurnalis di Jombang, Minta Klarifikasi Terkait OTT Wartawan yang Terkesan Penuh Rekayasa

Menurut Niam, Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003 tentang Standardisasi Halal menyebutkan empat kriteria penggunaan nama dan bahan. Empat kriteria tersebut di antaranya:

– Tidak boleh mengkonsumsi dan menggunakan nama dan atau simbol-simbol makanan dan atau minuman yang mengarah kepada kekufuran dan kebatilan.
– Tidak boleh mengkonsumsi dan menggunakan nama dan atau simbol-simbol makanan/minuman yang mengarah kepada nama-nama benda/binatang yang diharamkan terutama babi dan khamr, kecuali yang telah mentradisi (‘urf) dan dipastikan tidak mengandung unsur-unsur yang diharamkan seperti nama bakso, bakmi, bakwan, bakpia dan bakpao.
– Tidak boleh mengkonsumsi dan menggunakan bahan campuran bagi komponen makanan/minuman yang menimbulkan rasa/aroma (flavour) benda-benda atau binatang yang diharamkan, seperti mie instan rasa babi, bacon flavour dan lain-lain.
– Tidak boleh mengkonsumsi makanan/minuman yang menggunakan nama-nama makanan/minuman yang diharamkan seperti whisky, brandy, beer dan lain-lain.

Baca Juga :  Mulai 2024 Vaksinasi Covid-19 Ada Dua Kategori, Gratis dan Berbayar

Selain itu, lanjut Niam, Fatwa MUI Nomor 10 Tahun 2018 tentang Produk Makanan dan Minuman yang mengandung Alkohol/Etanol menyebutkan bahwa minuman beralkohol yang masuk kategori khamr adalah minuman yang mengandung alkohol/etanol (C2H5OH) minuman 0.5 persen.

“Melihat dari dua fatwa tersebut, berarti ada persyaratan yang tidak terpenuhi pada produk Nabidz. Pertama, terkait dengan bentuk kemasan dan sensori produk. Kedua, produk minuman telah melalui serangkaian proses sehingga diperlukan uji etanol. Oleh karenanya, produk seperti ini seharusnya tidak bisa disertifikasi melalui jalur self declare,” terangnya.

Pada kesempatan ini, kiai Niam juga mengimbau kepada umat Muslim agar tidak mengkonsumsi produk-produk yang mengandung alkohol. Karena setiap yang mengandung alkohol disebut haram untuk dikonsumsi.

“Produk minuman yang mengandung alkohol haram dikonsumsi. Khamr adalah setiap minuman yang memabukkan,” tukasnya. (PMJ)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Deklarasi Rembuk Relawan Tegak Lurus Jokowi
Indonesia Indicator: Polri Ikut Andil Suksesnya World Water Forum
JMSI Sumut Gelar Diskusi Media Siber, Bahas Peran Media Menjaga Keamanan Sumut Jelang Pilkada
Sabet juara Tingkat Nasional berturut turut, Dandim 1016 Palangka Raya Terima Tropi Juara Kedua LKJ TMMD ke-119
Program Pendidikan Siswa Qur’ani Mencetak Polwan Berprestasi dengan Keagamaan Kuat
Ketahanan Pangan dan Kemandirian Infrastruktur Mendukung Indonesia Emas 2045, Inkindo Gelar Talk Show dan Halal Bihalal
Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang Berikan Penghargaan dan Gelar Halal Bi Halal
Kepala Desa Main Judi, LIRA Tuding Oknum Kapolsek Badar Tangkap Lepas

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juli 2024 - 16:00 WIB

Wujudkan Keakraban, Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Komsos Dengan Masyarakat

Selasa, 2 Juli 2024 - 03:32 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Ganja Sebanyak 222 Kg

Senin, 1 Juli 2024 - 22:13 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 di Halaman Apel Mapolres Gayo Lues

Senin, 1 Juli 2024 - 20:06 WIB

Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024

Minggu, 30 Juni 2024 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel

Jumat, 28 Juni 2024 - 13:31 WIB

Kodim 0113/Gayo Lues Komsos Dengan Aparat Pemerintah

Jumat, 28 Juni 2024 - 13:06 WIB

Jalin Sinegritas, Anggota Polsek dan Personil Koramil 01/Terangun Gelar Ngopi Bareng

Kamis, 27 Juni 2024 - 19:36 WIB

Terindikasi Kasus Korupsi, FKMP Laporkan Bupati Sambas Ke KPK RI

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Fachrul Razi Gagas Majelis Pers Aceh (MPA)

Jumat, 12 Jul 2024 - 13:58 WIB

BANDA ACEH

PT PEMA DAN PEMKOT LANGSA LANJUTI KERJA SAMA PEMANFAATAN KARBON

Kamis, 11 Jul 2024 - 12:03 WIB

DAERAH

Buruan di Serbu !! FUN BIKE “Hadiah Mobil Brio”

Kamis, 11 Jul 2024 - 10:43 WIB